Tabrakan Beruntun Libatkan Kendaraan Ketua Bawaslu Jember, Dua Orang Tewas

Kecelakaan berupa tabrakan beruntun tiga kendaraan yang melibatkan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jember Sanda Aditya Pradana terjadi di Jalan Raya Sadengan, Desa Rowotengah, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember pada Jumat sekitar pukul 01.30 WIB.

Walhasil dua orang tewas dan dua lainnya luka berat akibat kejadian tersebut. Sanda sendiri yang menumpangi kendaraan beroda empat Innova sukses selamat dari kejadian maut tersebut.

Alhamdulillah saya dan staf Bawaslu Jember selamat dari kecelakaan maut itu, kata Sanda di Jember, Jumat.

Dua orang yang meninggal dunia tersebut merupakan orang yang menyeberang usai turun dari bis merupakan Tumpi (67) warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Smboro, Kabupaten Jember dan penumpang kendaraan beroda empat Isuzu Elf bernama Elok Tri Wahyuni (45) warga Kabupaten Banyuwangi.

Dua korban yang mengalami luka spaceman slot berat merupakan pengemudi Isuzu Elf bernama Imron Rosyidi dan penumpangnya Suyami (55) yang mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Jatiroto Lumajang.

Sebelum kecelakaan terjadi, saya sempat pindah daerah duduk dari samping sopir ke deretan tengah karena saya merasa tak nyaman. Kami menumpang kendaraan travel usai pulang bertugas dari Surabaya, tuturnya.

Menurutnya kendaraan beroda empat yang ditumpangi berjarak sekitar 10-20 meter di belakang kendaraan beroda empat Isuzu Elf yang menabrak truk, sehingga tak dapat menghindar dan tabrakan dengan kendaraan beroda empat Elf tersebut.

Kendaraan yang kami tumpangi depannya hancur, tapi Alhamdulillah sopir, saya dan staf Bawaslu yang berada di kendaraan beroda empat itu selamat, cuma lecet sedikit, ujarnya.

Polisi Usut Penyebab Kecelakaan Maut

Kanit Lakalantas Polres Jember Iptu Edy Purwanto mengatakan kronologi kejadian kecelakaan maut tersebut berawal ketika kendaraan truk Isuzu Nopol K-1495-KS dikemudikan oleh Arofik melaju dari timur ke barat dengan kecepatan tinggi.

Sesampainya di daerah kejadian perkara merupakan jalan perempatan tak mengamati ada pejalan kaki bernama Tumpi yang menyeberang jalan usai turun dari bis yang dari arah utara ke selatan dan alhasil menabrak pejalan kaki tersebut, katanya.

Kemudian truk oleng ke kanan dan terjadi tabrakan beruntun dua kendaraan dari arah berlawanan dari barat ke timur dengan kendaraan beroda empat Isuzu Elf Nopol P-7322-Q dikemudikan Imron Rosyidi dan kendaraan beroda empat Kijang Innova bernopol P-1513-HI dikemudikan oleh M. Saiful Ulum, sehingga terjadilah kecelakaan.

Ia menerangkan kecelakaan maut yang beruntun tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia merupakan pejalan kaki yang menyeberang dan penumpang kendaraan beroda empat Isuzu Elf yang berada disamping pengemudi, serta dua korban mengalami luka berat merupakan sopir Isuzu Elf dan penumpangnya.

Petugas masih menjalankan penelusuran penyebab kecelakaan maut yang menyebabkan dua korban meninggal dunia di Jalan Raya Desa Rowotengah, Kecamatan Sumberbaru, ujarnya.